Sejarah batik Blora
Sejarah batik Blora
Batik merupakan kesenian menggambar di atas kain menggunakan Canting dan Malam sebagai pewarna. Pada mulanya membatik hanya berkembang di lingkungan Keraton, lambat laun membatik menjadi berkembang dikalangan masyarakat umum sebagai mata pencaharian wanita sekaligus untuk mengisi waktu senggang di rumah. Banyak sekali literatur yang memperdebatkan awal mula sejarah batik di nusantara (jawa) namun tekhnik pembuatan batik pertama kali dituliskan dalam buku History of Java oleh Sir Thomas Stamford Raffles yang saat itu sedang menjadi gubernur Hindia-Belanda dibawah kekuasaan Napoleon.
Kabupaten Blora yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Rembang, tidak memiliki sejarah batik. Batik yang berkembang di Kabupaten Blora, adalah hasil pencarian identitas daerahnya yang dituangkan ke dalam batik, berbeda dengan Lasem atau kota-kota lain yang mengenal sejarah batik. Tidak ada sejarah yang mencatat perkembangan batik di Kabupaten Blora. Batik yang dikenal masyarakat Blora pada umumnya adalah batik Surakarta, Yogyakarta, Pekalongan dan Lasem, yang kesemuanya mempunyai corak tersendiri.
Sejak ditetapkannya Batik sebagai warisan kebudayaan untuk kemanusiaan oleh Unesco dan ditetapkannya hari Batik Nasional oleh pemerintah, juga pemakaian seragam di hari-hari tertentu seperti di sekolahan dan di instansi pemerintahan, membuat permintaan pasar akan batik begitu tinggi sehingga berbagai daerah yang tidak mengenal atau mempunyai sejarah batik berusaha membuat corak batik yang mengidentitaskan daerahnya.
Corak irisan-irisan kayu dan daun-daun adalah hasil pencarian identitas perajin batik Kabupaten Blora sebab Kabupaten Blora terkenal dengan daerah penghasil Kayu Jati terbesar di Jawa Tengah. Selain corak irisan kayu dan daun, para perajin batik di Kabupaten Blora juga mengembangkan corak lain seperti burung dan bunga-bunga.
Bagi para pecinta batik, batik Blora layak untuk dikoleksi sebab mempunyai nilai identitas dan kekhasan sendiri yang akan menjadi sekarah pertama kali di Kabupaten Blora


Komentar
Posting Komentar